Kamis, 28 Februari 2019

Nasib 33 juta anak Indonesia ada di Tangan Bunda


sumber gambar: dokumen pribadi


“Zril besok jadi seperti apa ya? Kerja sebagai apa? Hidupnya bagaimana?”

Bundaaa…
percaya tidak, meski BabyZril masih berusia setahun, namun itulah yang ada di pemikiran saya. Sebagai seorang yang melahirkannya, tentulah wajar bila mengharap yang terbaik bagi sang buah hati tercinta. Ingin sekali dia menjadi sosok generasi maju yang memiliki prestasi gemilang hingga mampu mengharumkan negeri ini. Menjadi sosok yang diharapkan mampu membangun bangsa, dan peran inipun ditujukan pada 33 juta anak usia dini lainnya di Indonesia.



Angka ini benar adanya, Bunda. Diambil dari data “Profil Kesehatan Indonesia” yang terbit pada 2017 silam oleh Pusat Data Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), 33 juta anak dengan usia dini mendominasi piramida penduduk Indonesia. Dengan demikian terbersit harapan besar akan ada banyaknya penggerak bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik di masa depan. 

Ada 33 juta anak Indonesia yang akan menjadi penentu masa depan bangsa. Namun hal ini tidak akan terjadi bila Bunda tidak memedulikan sebuah hal penting mulai dari sekarang. Apakah itu? Jawabnya ialah dukungan dan asupan gizi yang lengkap sebagai fondasi utama tumbuh kembang optimal pada anak.

Nah pada 25 Januari lalu merupakan Hari Gizi Nasional (HGN). Dikutip dari Kompas, ini menjadi momentum peningkatan kesadaran keluarga Indonesia mengenai pentingnya menjaga gizi seimbang, terutama untuk anak. Tahun ini tema yang diangkat 'Keluarga Sadar Gizi, Indonesia Sehat dan Produktif' berslogan 'Gizi Seimbang, Prestasi Gemilang'. Sangat jelas bahwa kunci utama ada di keluarga sebagai lingkup terkecil. Dan peranan Bunda juga merupakan faktor penentu nasib 33 juta anak Indonesia.

sumber gambar: dokumen pribadi

Sebuah PR besar untuk menjadikan Indonesia jauh lebih baik di masa depan dimulai dari sekarang. Peran keluarga sebagai yang mengenalkan aneka makanan-minuman bergizi demi mencegah dan mengatasi masalah gizi. Cara mudah yang dapat dilakukan ialah dengan memberi asupan beraneka ragam makanan bergizi lengkap secara seimbang. Mulai dari mengajarkan konsumsi aneka karbohidrat (nasi, roti, kentang) sebagai sumber energi, menyukai lauk protein hewani (daging sapi, ayam, telur, keju, ikan) dan nabati (kacang-kacangan) sebagai sumber pertumbuhan, serta setiap hari memberi sokongan mikronutrisi dari sayur, buah, dan susu untuk mempertajam juga menjaga kesehatan fungsi organ dan indera.

Sebagai yang berperan menyiapkan makanan di rumah, Bunda adalah sang tokoh utama dalam peran penting ini. Apa yang dimakan dan diminum oleh anak, biasanya adalah apa yang Bunda siapkan. Karena itulah pemenuhan gizi pun tergantung Bunda, sebuah tanggung jawab yang menyenangkan tapi memiliki dampak yang sangat besar bagi mewujudkan generasi maju untuk bangsa iniPenting sekali memberikan asupan gizi seimbang, agar anak tumbuh sehat dan terbiasa dengan pola hidup sehat di masa yang akan datang.

Pemenuhan gizi seimbang penting untuk jangka panjang. Sebab jika nutrisi ini tidak terpenuhi maka efek dalam jangka pendek bagi anak adalah perkembangan yang tidak optimal, seperti menjadi stunting atau pendek dan akan mempunyai penyakit degeneratif saat dewasa yakni hipertensi, stroke dan lainnya. Misalnya untuk pemenuhan protein dan lemak yang bisa didapat dari susu, meskipun susu bukan sebagai keharusan tapi bisa diberikan kepada anak sebagai asupan tambahan untuk anak usia 1-3 tahun. Bisa diberikan terutama bila anak sakit atau saat perlu tambahan berat badan, sehingga kebutuhan gizi anak bisa terpenuhi.

Oiya, Bunda. Untuk pemberian makan kepada anak, terutama balita, harus diperhatikan ya. Ada tekniknya, loh. Bunda harus aktif dan interaktif dengan kontak mata anak. Juga harus mendampingi karena makan adalah proses belajar. Bunda juga harus peka terhadap rasa lapar anak, tidak memaksa untuk makan, memberikan makan secara perlahan dan sabar, dan mampu memfariasikan jenis makanan sehingga anak tak bosan. 
sumber gambar: dokumen pribadi

Saya juga masih perlu banyak belajar cara agar Zril doyan makan, kok Bunda. Juga perlu diingat bahwa makan di meja makan itu paling baik, makan sesuai jadwal dan tidak disertai dengan kegiatan main gadget ataupun menonton televisi. Selain itu juga membiasakan anak agar tidak memilah-milah makanan. Semua yang terhidang di piring harus dihabiskan, terutama lauk dan sayuran yang kaya protein, vitamin dan mineral.

Selain itu, sebagai yang biasanya memiliki lebih banyak kebersamaan si kecil, Bunda pun dapat memantau gizi mereka lewat tinggi dan berat badan sesuai usianya. Pemantauannya lewat grafik tumbuh kembang yang tiap bulannya diisi saat mengikuti Posyandu, ada di buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang berwarna pink. Harus selalu di garis warna hijau, yang berarti bergizi baik. Dan diharapkan garisnya terus naik, tidak hanya mendatar atau malah menurun.

Selain tubuh yang sehat dengan pertumbuhan fisik yang sesuai usianya, perkembangan daya pikir seperti kemampuan motorik, adaptasi sosial, serta bahasa juga menjadi hal yang patut diperhatikan sebagai indikator terpenuhinya gizi anak. Bila semuanya optimal, maka tidak perlu lagi resah akan nasib 33 juta anak Indonesia yang nantinya berkontribusi menjadi pembangun negara ini di masa depan. Karena itulah, selain dukungan nutrisi, Bunda juga wajib memberikan dukungan stimulasi pada aspek fisik, kognitif, emosi, bahasa, dan sosial. Misalnya dengan melatih kecerdasan dan kreativitas, kemampuan untuk tumbuh tinggi dan kuat, kemampuan sosial yang baik, kemandirian, dan rasa percaya diri.

Dengan pentingnya pemenuhan asupan gizi seimbang dalam mewujudkan generasi maju, pemerintah pun mendukung dengan beragam program kesehatan serta menggalakkan hadirnya Posyandu dan Puskesmas. Tak lupa juga terus memberikan edukasi betapa pentingnya pemenuhan gizi anak. Peran masyarakat pun terasa saat hadir banyak komunitas yang mengkampanyekan pola makan sehat dan pemenuhan gizi seimbang lewat edukasi kepada para Bunda. 

Dengan upaya gotong royong seperti ini, diharapkan setiap anak bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal berbekal pemenuhan nutrisi lengkap dan stimulasi yang tepat. Niscaya tidak perlu menunggu waktu lama demi menyaksikan lebih dari 33 juta anak Indonesia tumbuh menjadi 'generasi maju' yang berperan besar memajukan bangsa ini.

Aamiin.




25 komentar:

  1. Ya Allah, semoga anak-anak kita dilindungi dari hal-hal yang tidak berkenan di hati kita. Seperti stunting ini contohnya. Dan seorang bunda dan calon bunda haruss sadar banget pemenuhan gizi seimbang ya Mba

    BalasHapus
  2. Amiiiin.

    Semoga anak-anak kita termasuk 33 juta anak Indonesia yang tumbuh menjadi generasi maju ya, mba

    BalasHapus
  3. Anak saya masuk dalam jumlah 33 juta ini. Harus banget diupayakan pemenuhan kebutuhan untuk tumbuh kembangnya memang ya? Jadi seorang emak emang mesti melek soal tumbuh kembang agar pertumbuhan si kecil optimal.

    BalasHapus
  4. harus kreatif memang ya kita sebagai bunda, agar makanan untuk anak tetap enak dan sehat serta anak mau makan tanpa dipaksa..kalau sehat kan belajar juga bisa semangat

    BalasHapus
  5. Salah satu faktor yang membuat anak-anak ini senantiasa sehat jasmani dan rohani adalah asupan makanannya ya, Bun. Sejak dini anak sebaiknya dikenalkan makan makanan yang bergizi seimbang. Agak khawatir juga, ada beberapa orang tua yang memilih cara praktis mengenalkan anak-anak kepada jajanan dan minuman yang sebaiknya belum dikenalkan untuk anak usia dini. Semoga anak-anak kita senantiasa mendapatkan asupan yang terbaik ya, Bun

    BalasHapus
  6. Bersyukur pas punya anak gini pas info kesadaran nutrisi gizi buat anak udah banyak yang mengulas begini :)

    BalasHapus
  7. Setuju banget nih bun, salah satu cara untuk menjaga generasi penerus kita ya dengan memberikan asupan gizi yang terbaik untuk anak-anak kita. Memastikan asupan mereka layak itu tugas buat kita. Semoga yah bun kita dapat menciptakan generasi penerus yang sehat dan kuat untuk negri ini aamiin

    BalasHapus
  8. Pemenuhan gizi anak-anak kita terletak ditangan Bunda. Dengan gizi seimbang anak-anak akan tumbuh optimal. Semoga semua Bunda mau membekali diri dengan ilmu ilmu tentang gizi dan perkembangan anak ya mbak. Agar anak Indonesia tumbuh sehat

    BalasHapus
  9. Jadi bunda memang harus kreatif ya dalam memberi makan anak... Bukan hanya enak, tp harus bergizi jg

    BalasHapus
  10. Setuju Bun...
    Dengan upaya bersama maka setiap anak bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal berbekal pemenuhan nutrisi lengkap dan stimulasi yang tepat. Sehingga akan terwujud anak Indonesia yang tumbuh menjadi generasi maju dan berperan besar meneruskan cita-cita bangsa ini.

    BalasHapus
  11. Amiiin ya rabb...
    Semoga anak2 kita semua bs menjalani masa penting dlm proses tumbuh kembang mereka dg baik agar mrk bs menjadi pemimpin masa depan yg tangguh lah3dan batin

    BalasHapus
  12. Memang urusan mengasuh dan mendidik ini kayaknya gampang aja. Yang penting anteng, kenyang nggak sakit ya beres. Tapi ternyata nggak sesederhana itu. Malahan harus detil. Tapi ya kita positif saja. InsyaAllah selama sudah melakukan yang terbaik, masa depan anak-anak juga akan baik. Amiin.

    BalasHapus
  13. Betul nih nasib anak-anak itu ada ditangan bundanya sendiri. Jadi ibu itu memang harus serba bisa dan pintar, bisa menjadi guru yang baik untuk anak-anak kala dirumah dan bisa pintar dalam segala hal termasuk menyiapkan menu makanannya.

    BalasHapus
  14. Bener banget, perlu gotong royong dalam mewujudkan sesuatu 😊 dan semoga saja anak2 Indonesia memajukan bangsa 😘

    BalasHapus
  15. Di kampung tempat tinggalku, banyak ibu muda yang mulai enggan membawa anak mereka ke Posyandu. Sayang banget kan ya. Padahal ini kesempatan untuk mengetahui dan memantau perkembangan anak. Sekaligus juga anak bisa berinteraksi dengan teman-teman sebayanya.

    BalasHapus
  16. Setuju, selain memberikan nutrisi yang baik, Bunda juga wajib memberikan dukungan stimulasi pada aspek fisik, kognitif, emosi, bahasa, dan sosial. Agar tumbuh kembang anak-anak berjalan lebih optimal

    BalasHapus
  17. Nutrisi untuk si kecil memang penting. Ngasih makan harus dilekenan mba kata orang sunda mah. Harus penuh kesabaran.

    BalasHapus
  18. Sebagai Ibu tentunya nggak mau kalo anak-anaknya kekurangan nutrisi dan gizi. Segala upaya pasti dilakukan, termasuk belajar bagaimana caranya menyiapkan makanan dg gizi dan nutrisi seimbang

    BalasHapus
  19. Tantangan ya buat para bunda.. kreatif dalam banyak urusan, termasuk urusan pemenuhan gizi..

    BalasHapus
  20. Aamiin mudah-mudahan kita bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anak, termasuk dari segi nutrisinya.

    BalasHapus
  21. aamiin mba memang selalu jadi PR buat aku nih selaku ortu agar bisa memnuhi pemenuhan gizi untuk anak2

    BalasHapus
  22. Semoga anak-anak kita terjaga selalu ya Mak. Juga anak-anak seluruh Indonesia dan dunia.

    BalasHapus
  23. Betul banget cara kasi makan gak sembarangan, kudu telaten kuncinya hehe.
    Yang namanya ibu emang penentu banget ya mbak dalam upaya memenuhi gizi anak supaya lbh lengkap dan sudah sesuai kebutuhan.

    BalasHapus
  24. dan kiat ahrus pandai2 mmebuat makanan yang memenuhi gizi anak ya, makasih sharingnya

    BalasHapus
  25. iya bener. anak-anak ini adalah calon generasi yang akan datang, yang akan memimpin Indonesia kelak insya Allah. jadi kewajiban ortu untuk mempersiapkan mereka ya.

    BalasHapus